Sabtu, 07 April 2012

Puisi Hujan

2 comments
HUJAN

Hujan di pagi ini
jarang-jarang kurasakan
menembus dingin kuditemani
oleh teknologi yang tak terkalahkan

Dengan layar dua belas inci ini
kuakses sebuah jejaring sosial
Kutembus dingin ini ditemani
satu halaman situs sosial

Kusibuk di depan layar
dengan nyeri yang kurasakan
Baru aku sadar aku sedang lapar
Baru aku sadar aku belum sarapan

This poem was made by Roro Pergiwo Saptaningrum!

oke bye!
Roro!