HUJAN
Hujan di pagi ini
jarang-jarang kurasakan
menembus dingin kuditemani
oleh teknologi yang tak terkalahkan
Dengan layar dua belas inci ini
kuakses sebuah jejaring sosial
Kutembus dingin ini ditemani
satu halaman situs sosial
Kusibuk di depan layar
dengan nyeri yang kurasakan
Baru aku sadar aku sedang lapar
Baru aku sadar aku belum sarapan
This poem was made by Roro Pergiwo Saptaningrum!
oke bye!
Roro!