Kamis, 29 Desember 2011
Anak Musholah part4
Diposting
Roro
Di Anak Musholah part3
"Mbak jangan bikin takut sih mbak!"Kata Dina mulai ketakutan. Sementara itu pikiran Dina melayang-layang. Dari memikirkan dia sakit apa nantinya sampai bagaimana nanti Dina dimarahi ibunya.
Ini diaaaa Anak Musholah part4
Pagi itu Dina datang dengan muka murung. "Din, kenapa kamu lemes banget?"
"Aku abis dimarahin ibukku mbak".
"Lah? kenapa dimarahin?"
"Tadi pas abis makan aku ngambilin salju di kulkas lagi"
"Ehehe. Terus dimarahinnya gimana Din?"
"Ya kayak mbak Risa bilang kemarin itu"
"Hahaha makanya nurut aja wlek". Mereka lalu pergi ke Mushola, lagi-lagi tidak memakai sendal. Kabarnya Pak Broto dan anak lelakinya sudah kembali ke rumahnya, jadi mereka sedikit hati-hati di mushola. Mereka menyikat lantai kamar mandi mushola. Sebetulnya mereka berniat membersihkan mushola bukan seperti yang Pak Broto pikirkan, Pak Broto terlalu sensi saja.
Suatu hari Pak Broto melihat Dina, Aca, dan Risa di mushola. Anak-anak itu sedang menyikat tempat wudhu. Anak-anak itu juga tidak mengetahui bahwa Pak Broto memperhatikan mereka dari tadi. Dina sudah mulai lelah, dia berdiri lalu berbalik ke belakang. "Huaaaa" teriak Dina kaget. Risa dan Aca langsung berbalik badan juga, mereka ampir teriak tetapi tertahan.
"A..a..anu pakde, kita nggak ngotorin kok pakde, kita cuma nyikat lantai doang" kata Risa panik.
"Iya iya nak, pakde tahu sekarang, kalian iu mbersihin mushola selama ini, cuma risma-risma itu saja yang salah" kata Pak Broto dengan nada santai.
"Kalian boleh ke mushola setiap hari kalau mau mulai sekarang. Tapi untuk bersih-bersih dan beribadah loo!" sambung Pak Broto.
"Eh? Bener Pakde?" Tanya Dina.
"Iya nduk!"
Setelah itu mereka bertiga pergi kerumah Aca, disana ada Nana dan Muti sedang bermain. Mereka bertiga berlari lalu bercerita kejadian di mushola tadi. Mereka langsung tertawa bersama-sama.
Risa mulai bosan, ia lalu usul pada teman-temannya "Eh, kerumah Dina yuk? Boleh gak Din?"
"Boleh, ayo ke rumahku sekarang!" Akhirnya mereka pergi ke rumah Dina bersama-sama.
Setelah sampai di rumah Dina mereka di sambut Ibunya Dina.
"Eh anak-ank kecil! Masuk!"
"Hehe makasih tante"
Mereka memasuki ruang tamu, ruang tamu rumah itu begitu besar, sampai-sampai mereka semua kagum. Ibunya Dina masuk ruang tamu sambil membawa pisang goreng dan sirup stroberi. Muka anak-anak itu langsung sumringah.
Tiba-tiba ibunya DIna berkata "Dina ini jajan terus ya sekarang nggak bisa direm jajannya ckck"
"Eh?...."
BERSAMBUNG
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 comments:
Poskan Komentar